Andre Kurniawan
Jenangbledeg - Stadion Maguwoharjo
bergemuruh hebat pada Senin (17/11/2025) malam. Dalam laga yang diwarnai
ketegangan tinggi dan insiden medis, tuan rumah PSS Sleman berhasil melakukan comeback sensasional untuk menundukkan Persiku Kudus
dengan skor tipis 2-1 pada lanjutan pekan ke-11 Liga
2 Championship 2025/2026.
Sempat tertinggal lebih dulu dan kehilangan kiper utama akibat
cedera, mentalitas "Super Elang Jawa" teruji lewat gol kemenangan di
detik-detik terakhir yang dicetak oleh pahlawan malam itu, Irvan Mofu.
Datang sebagai tim tamu tidak membuat Persiku Kudus gentar. Persiku
justru menyengat lebih dulu saat laga baru berjalan sembilan menit. Penyerang
asing andalan Persiku, Igor Henrique, kembali menunjukkan
ketajamannya. Memanfaatkan kelengahan lini belakang PSS, Igor melepaskan
tembakan akurat yang merobek jala tuan rumah. Skor 0-1 untuk Persiku membuat
ribuan BCS dan Slemania terdiam sejenak. Hingga turun minum, pertahanan rapat
Macan Muria yang dipimpin Ivan Maric sukses meredam setiap gelombang serangan
PSS.
Pergantian Jitu dan Insiden Ambulans
Memasuki babak kedua, pelatih PSS, Ansyari Lubis, melakukan
perjudian taktis yang terbayar lunas. Ia memasukkan Junior
Haqi untuk menambah daya gedor. Keputusan ini berbuah manis instan.
Pada menit ke-48, baru tiga menit berada di lapangan, Haqi sukses menyamakan
kedudukan menjadi 1-1 lewat tandukan tajam
memanfaatkan situasi bola mati.
Namun, momentum PSS sempat terhenti oleh insiden yang membuat
stadion hening pada menit ke-72. Kiper PSS, M. Fahmi, mengalami benturan keras
di kepala saat berduel udara. Situasi mendadak genting ketika tim medis harus
melarikan sang kiper menggunakan ambulans langsung dari lapangan. Laga sempat
terhenti cukup lama, menambah ketegangan di sisa waktu pertandingan.
Drama Menit Berdarah (90+5')
Saat laga tampaknya akan berakhir imbang, drama sesungguhnya
terjadi di masa injury time. PSS yang menolak
menyerah terus mengurung pertahanan Persiku yang mulai kelelahan.
Tepat di menit ke-90+5, kemelut terjadi di depan gawang Persiku.
Irvan Mofu, yang sepanjang laga bekerja keras membongkar
pertahanan lawan, muncul di waktu yang tepat untuk menyambar bola liar. Gol!
Stadion Maguwoharjo meledak dalam euforia.
Peluit panjang dibunyikan tak lama kemudian, mengunci kemenangan
vital bagi PSS Sleman.
Hasil ini memiliki implikasi besar bagi peta persaingan Grup 2. Kemenangan
dramatis ini membawa Super Elja kembali merebut takhta puncak klasemen
sementara (26 poin), menggeser rival terberatnya, PS Barito Putera, dalam
perburuan tiket promosi otomatis. Sedangkan bagi Persiku Kudus, kekalahan
menyakitkan di menit akhir membuat Macan Muria tertahan di peringkat ke-8 (7
poin). Posisi Persiku kian terjepit dan harus segera bangkit jika ingin
menghindari zona degradasi.